{"id":26694,"date":"2022-09-07T15:24:31","date_gmt":"2022-09-07T22:24:31","guid":{"rendered":"https:\/\/teach.udemy.com\/?page_id=26694"},"modified":"2022-09-23T05:35:40","modified_gmt":"2022-09-23T12:35:40","slug":"accessible-video-content-considerations","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/teach.udemy.com\/id\/accessible-video-content-considerations\/","title":{"rendered":"Pertimbangan konten video yang mudah diakses"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di bagian ini, kami telah membagi konten video yang mudah diakses ke dalam dua bagian:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"#Audio-content\"><span style=\"font-weight: 400;\">Konten Audio<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><a href=\"#Visual-content\"><span style=\"font-weight: 400;\">Konten Visual<\/span><\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1 id=\"Audio-content\">Konten audio<\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara belajar setiap orang berbeda, dan banyak pembelajar mungkin hanya mendengarkan semua \u2014 atau sebagian \u2014 dari kursus Anda, tanpa menonton bagian videonya. Pembelajar juga mungkin mengikuti kursus di perangkat seluler serta mengandalkan instruksi dan deskripsi audio. Pembelajar yang hidup dengan kebutaan atau kehilangan penglihatan mungkin tidak dapat melihat konten di layar, dan mungkin hanya mendengarkan audio. Begitu pula dengan pembelajar yang hidup dengan kehilangan atau gangguan pendengaran akan sangat berfokus pada caption. Untuk membuat kursus Anda dapat semudah mungkin diakses, sebaiknya Anda memastikan konten kursus Anda dapat tersampaikan secara efektif melalui konten audio dan caption saja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membuat konten audio yang berdiri sendiri adalah praktik terbaik dalam pembuatan sebuah kursus. Terdapat tiga metode yang dapat Anda gunakan untuk membuat konten audio Anda mudah diakses:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jelaskan visual slide<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bicara dengan jelas dan tegas<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikan teks keterangan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong>Jelaskan visual slide atau apa yang Anda lakukan<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika konten visual penting untuk subjek yang tengah dibahas, akan membantu jika Anda menjelaskan apa yang ada di layar. Sebagai contoh:\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><strong><i>Judul dan tajuk<\/i><\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selalu bacakan judul slide dengan lantang saat mulai bicara atau integrasikan ke dalam beberapa kalimat awal mengenai subjek. Karena International Agency for the Prevention of Blindness memperkirakan terdapat 295 juta orang yang hidup dengan gangguan visual, 43 juta di antaranya dengan kebutaan, deskripsi visual bisa membuat perbedaan besar bagi pembelajar.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><b>Sebagai ganti:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u201cBaca saja slide atau teks di layar.\u201d<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><b>Anda dapat mengatakan: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSlide ini akan menguraikan tiga area utama yang akan saya bahas dalam bagian ini: produksi video, audio berkualitas tinggi, dan pemformatan PDF.\u201d<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><strong><i>Gambar dan interaksi<\/i><\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat menjelaskan gambar, hindari kata-kata yang mengandalkan penglihatan, seperti menggunakan warna atau arah, misal, &#8220;klik di persegi\u201d atau \u201ckotak di sisi kiri halaman\u201d atau \u201cteks biru besar\u201d.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><b>Sebagai ganti: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cJadi, saya melakukan itu, dan ini dengan mudah diperbaiki.\u201d\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><b>Jelaskan apa yang sedang Anda lakukan: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSaya memilih seluruh paragraf dengan mouse, kemudian mengeklik tombol `Rata Kiri\u2019 untuk memperbaikinya. Saya juga dapat menemukan pilihan ini di bawah menu Format.\u201d<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan juga melewatkan langkah-langkah saat menjelaskan interaksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><b>Sebagai ganti:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u201cSaya akan ingin menelusuri baris demi baris di sini, dan boom, sekarang saya di routine!\u201d<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><b>Presisi dan mudah dipahami:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u201cSaya akan masuk ke kode ini dengan memilih F7 setelah saya sampai di breakpoint di routine tersebut. Saya juga telah dapat memilih tombol \u2018Tombol Masuk\u2019 dari panel navigasi atas.\u201d<\/span><\/p>\n<h2 style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/h2>\n<h2><strong>Bicara dengan jelas dan tegas<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda sebaiknya berasumsi bahwa tiga per tiga dari pembelajar Anda akan memahami bahasa Anda sebagai bahasa kedua. Majas, idiom, jargon, dan slang dapat sulit diinterpretasikan oleh para pembelajar tersebut. Pastikan bahasa skrip audio Anda jelas dan hindari bahasa sehari-hari untuk mendukung sebanyak mungkin pembelajar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bicara tanpa terburu-buru dan dengan cermat menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan sederhana. Luangkan waktu untuk memperkenalkan topik baru dan mendefinisikan kata atau akronim yang terdengar asing. Ini akan membantu semua pembelajar, terutama mereka yang mungkin butuh lebih banyak waktu untuk memahami konten atau membaca teks.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/h2>\n<h2><strong>Berikan teks keterangan<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">World Health Organization memperkirakan 430 juta orang mengalami kehilangan pendengaran, dan banyak yang akan sepenuhnya mengandalkan caption saat mengikuti kursus Anda. Meski kami menyediakan <\/span><a href=\"https:\/\/support.udemy.com\/hc\/articles\/115010239888-Auto-Generated-Captions-FAQ\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">caption dan transkrip yang dibuat otomatis<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk kursus berbahasa Inggris, Spanyol, dan Portugis, ada potensi kesalahan, tergantung kualitas audio, terminologi teknis, dan bahkan aksen instruktur Anda. Sebaiknya Anda pastikan semua sudah benar setelah caption dihasilkan. Caption seharusnya merefleksikan persis apa yang diucapkan dalam video.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan setiap nama diri, jargon khusus, dan bahasa teknis telah ditampilkan dan dieja dengan benar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sertakan kata filler dan kesalahan, seperti \u201chmm\u201d atau \u201cups,\u201dkarena mengoreksi atau menghapusnya dapat menyebabkan disonansi kognitif bagi pengguna yang mendengarkan audio dan membaca caption.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk kursus berbahasa selain Inggris, Portugis, dan Spanyol, silakan lihat dokumentasi pendukung kami untuk <\/span><a href=\"https:\/\/support.udemy.com\/hc\/articles\/229605428-Adding-Closed-Captions-to-Your-Videos\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">mempelajari selengkapnya bagaimana Anda dapat mengunggah caption Anda sendiri<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/h2>\n<h2><strong>Ringkasan praktik terbaik untuk aksesibilitas konten audio<\/strong><\/h2>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cobalah membuat skrip audio Anda berdiri sendiri seperti sebuah buku audio. Jika memungkinkan, jangan membuat skrip yang bergantung pada visual.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika konten visual tidak hanya untuk dekorasi, jelaskan apa yang ada di layar.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berikan waktu kepada pembelajar untuk menggunakan konten Anda. Bicara dengan kecepatan yang terukur dan tidak terlalu cepat. Beri juga jeda untuk memberi pembelajar waktu untuk memahami konten Anda, baik audio dan visual.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan bahasa yang mudah dipahami. Pastikan kalimat dan paragraf tidak terlalu panjang.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan kata-kata sederhana dan hindari bahasa yang terlalu kasual atau sehari-hari, singkatan, dan jargon. Sebaiknya hindari juga metafora dan idiom yang terlalu rumit.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan bahasa yang mudah dipahami dan presisi, serta ulangi poin-poin penting untuk memberi penekanan pada poin-poin utama. Mengucapkan hal yang sama dengan cara berbeda dapat meningkatkan pemahaman pembelajar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beri caption yang akurat untuk semua konten lisan Anda.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h1><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/h1>\n<h1 id=\"Visual-content\">Konten visual<\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menyajikan konten visual yang sudah dipoles dan kohesif adalah bagian penting dari kursus, tetapi banyak pembelajar mengalami gangguan visual mulai dari rabun dekat atau rabun jauh dan buta warna merah-hijau hingga buta warna penuh serta buram atau penyempitan ladang pandang dan kebutaan. Dengan mengikuti sejumlah prinsip dasar, kita dapat memastikan konten visual dapat diakses oleh sebanyak mungkin orang.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/h2>\n<h2><strong>Gaya font &amp; ukuran font<\/strong><\/h2>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hindari menggunakan HURUF BESAR SEMUA dalam kalimat panjang karena dapat sulit dibaca oleh banyak orang. Kami merekomendasikan penggunaan huruf besar secara terbatas untuk tajuk bagian atau jika penekanan yang kuat penting untuk subjek.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan ukuran font cukup besar untuk dilihat di layar perangkat seluler yang lebih kecil. Kami merekomendasikan menggunakan setidaknya font 12 poin, tetapi idealnya 14-16 poin atau lebih besar.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan font yang mudah diakses jika memungkinkan untuk meningkatkan keterbacaan. Sebagian besar font adalah sans serif atau sans. Lebih spesifik, Tahoma (sans serif), Verdana (sans serif), dan Arial (sans serif) adalah beberapa font yang paling direkomendasikan jika kita bicara tentang aksesibilitas.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/h2>\n<h2><strong>Warna<\/strong><\/h2>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Indikasikan konten dengan cara yang tidak mengandalkan kemampuan seseorang untuk membedakan warna. Pembelajar yang mengalami kehilangan penghlihatan atau buta warna mungkin kesulitan memahami video atau sumber daya yang mengandalkan warna atau memiliki kontras warna rendah.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perhatikan kontras warna karena ini bergantung pada rona (warna) dan nilai (terang\/gelap). Sebagai contoh, kombinasi biru dan kuning atau hitam dan kuning memiliki kontras tinggi karena berbeda dalam rona dan nilai. Namun, kombinasi merah-oranye dan oranye memiliki kontras rendah karena memiliki rona dan nilai serupa. <\/span><a href=\"https:\/\/color.adobe.com\/create\/color-contrast-analyzer\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penganalisis kontras warna online<\/span><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">ini dapat membantu memverifikasi rasio kontras dalam rentang yang mudah diakses.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bayangkan bagan atau grafik di video Anda dicetak dalam hitam dan putih. Apakah semua orang akan dapat memahami grafik tersebut? Jika tidak, gunakan label teks selain warna untuk membedakan konten.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hindari penggunaan warna cerah atau neon. Warna cerah dapat membuat konten lebih sulit untuk dipahami oleh pengguna dengan gangguan kognitif.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa contoh dan rekomendasi lainnya untuk kontras warna tinggi dalam artikel ini di <\/span><a href=\"https:\/\/teach.udemy.com\/id\/accessibility-considerations-for-course-materials\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">pertimbangan aksesibilitas konten kursus<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong>Lainnya<\/strong><\/h2>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak perlu berlebihan. Bagi beberapa orang, latar visual yang kompleks mungkin terlihat membingungkan. Mereka mungkin tidak dapat fokus pada subjek video.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hindari menggunakan konten yang berganti-ganti dengan cepat. Konten yang berganti-ganti dengan cepat (lebih dari 3 kali per detik), terutama jika besar dan cerah, dapat menyebabkan kejang pada peserta yang fotosensitif. Konten yang berganti-ganti dengan cepat sebaiknya sepenuhnya dihindari.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Periksa ejaan dan tata bahasa Anda. Kesalahan ketik atau tata bahasa yang buruk dapat mengalihkan perhatian peserta dari memahami konten Anda, terutama jika bahasa utama mereka berbeda dari Anda. Ini juga dapat memengaruhi kesan Anda sebagai instruktur. Kami sangat merekomendasikan menggunakan fitur periksa ejaan dan periksa tata bahasa di materi akhir Anda atau meminta teman atau kolega untuk memeriksanya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/h2>\n<h2><strong>Ringkasan praktik terbaik untuk aksesibilitas konten audio<\/strong><\/h2>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hindari menggunakan HURUF BESAR SEMUA.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selalu pastikan teks dan grafis cukup besar untuk dibaca oleh orang-orang dengan penglihatan parsial atau yang menggunakan layar lebih kecil. Gunakan ukuran font yang tidak lebih kecil dari 12 poin.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan font yang mudah diakses.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan warna dapat dengan mudah dibedakan satu sama lain dan memiliki kontras yang memadai antara konten dan latar belakang. Hindari menggunakan warna cerah atau neon.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hindari menggunakan warna saja untuk menyampaikan informasi.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan latar belakang rapi serta gunakan lata letak dan desain yang bersih. \u00a0Cara menavigasi konten Anda sebaiknya mudah untuk dipahami.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan ilustrasi, ikon, dsb. untuk melengkapi, bukan menggantikan teks.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hindari konten yang berganti-ganti dengan cepat untuk mengurangi potensi memicu kejang untuk pembelajar yang fotosensitif.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Periksa ejaan dan tata bahasa Anda.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p class=\"p1\"><b>Tautan ke artikel aksesibilitas dan inklusivitas lainnya<\/b><\/p>\n<ul class=\"ul1\">\n<li class=\"li1\"><span class=\"s1\"><a href=\"https:\/\/teach.udemy.com\/id\/course-creation\/accessible-content\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"s2\">Gambaran umum membuat konten yang mudah diakses dan inklusif<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0<\/span><\/span><\/a><\/span><\/li>\n<li class=\"li2\"><span class=\"s1\"><a href=\"https:\/\/teach.udemy.com\/id\/accessibility-considerations-for-course-materials\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"s2\">Pertimbangan aksesibilitas untuk materi kursus<\/span><\/a><\/span><\/li>\n<li class=\"li2\"><span class=\"s1\"><a href=\"https:\/\/teach.udemy.com\/id\/inclusive-content-considerations\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"s2\">Pertimbangan konten inklusif<\/span><\/a><\/span><\/li>\n<li class=\"li2\"><span class=\"s1\"><a href=\"https:\/\/teach.udemy.com\/id\/resources-on-accessibility-inclusivity\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span class=\"s2\">Sumber daya mengenai aksesibilitas &amp; inklusivitas<\/span><\/a><\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di bagian ini, kami telah membagi konten video yang mudah diakses ke dalam dua bagian: Konten Audio Konten Visual &nbsp; Konten audio Cara belajar setiap orang berbeda, dan banyak pembelajar mungkin hanya mendengarkan semua \u2014 atau sebagian \u2014 dari kursus Anda, tanpa menonton bagian videonya. Pembelajar juga mungkin mengikuti kursus di perangkat seluler serta mengandalkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":120,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"class_list":["post-26694","page","type-page","status-publish","hentry"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/teach.udemy.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/26694","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/teach.udemy.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/teach.udemy.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teach.udemy.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/120"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teach.udemy.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26694"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/teach.udemy.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/26694\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/teach.udemy.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26694"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}